UII Sukses Gelar Pemilihan Balon Rektor

Penghitungan suara untuk bakal calon rektor UII periode 2010-2014 selesai dilakukan Panitia Pemilihan, pada Kamis (21/1) sore. Penghitungan suara dari semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilakukan di ruang sidang Badan Wakaf UII Lantai 2 Jalan Cik Di Tiro. Dihadiri oleh Ketua Panitia, Drs. Muqodim, MBA., Ak. Wakil Ketua, Nurjihad, SH., MH, Sekretaris Panitia, Edy Widodo, S.Si., M.Si, serta para penanggungjawab TPS, penghitungan suara dilakukan secara terbuka di depan para undangan yang terdiri dari staf pengajar UII dan juga media massa.

Dari hitungan yang dilakukan panitia, lima bakal calon rektor UII periode 2010-2014 berhasil ditetapkan oleh panitia sesuai dengan aturan pemilihan. Kelima Balon tersebut adalah, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. (229 suara), Prof. Ir. Sarwidi, MSCE., IP-U (137 suara), Prof. Jawahir Thontowi, SH., Ph.D (93 suara), Ir. Mochammad Teguh, MSCE., Ph.D (70 suara), dan Achmad Sobirin (38 suara).

Data perolehan suara lima besar bakal calon Rektor menunjukkan dari 9 TPS yang ditentukan, terdapat 4 titik yang menjadi lumbung suara Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., yaitu di Rektorat (41 suara), FE (89 suara), FTI (28 suara), dan FK (16 suara). Adapun perolehan suara terbanyak untuk Prof. Ir. Sarwidi, MSCE. Ph.D., IP-U., didulang dari TPS di FMIPA (16 suara) dan FPSB (16 suara). Sedangkan Ir. Mochammad Teguh, MSCE., Ph.D., meraih suara terbanyak dari TPS di FTSP (38 suara). Prof. Jawahir Thontowi, SH., Ph.D yang merupakan dosen tetap FH UII, memperoleh suara terbanyak di dua TPS, yaitu di FH (48 suara), dan FIAI (17 suara).

Hasil ini langsung dirilis Panitia Pemilihan sesaat setelah penghitungan suara dilakukan. Dalam jumpa pers yang diselenggarakan setelahnya, Ketua Panitia, Drs. Muqodim, MBA menjelaskan bahwa dalam proses pemilihan, tidak semua pemilih menggunakan hak pilihnya. Dari 758 orang yang memiliki hak pilih, tercatat sebanyak 653 sivitas akademik UII yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan balon Rektor tersebut. Dengan demikian, terdapat 105 orang (14%) yang tidak menggunkan hal pilihnya. “Melalui pemilihan ini, terlihat partisipasi pemilih dalam pemilihan calon rektor ini sangat tinggi”, ujar Ketua Panitia menilai.

Absennya 14 % dari pemilih ini, jelas Muqoddim lebih lanjut, disebabkan oleh beberapa hal. Tenaga pengajar atau dosen yang merupakan elemen terbesar absen dalam pemilihan ini (21% atau 85 pemilih), sedang banyak menempuh studi Strata-3, baik di dalam maupun di luar negeri. Sementara perwakilan mahasiswa yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya (14 orang) disebabkan karena tidaklengkapnya syarat administrasi pemilih, seperti KTM atau kartu undangan sebagai syarat. “Tidak ada tindaklanjut untuk hal ini, dan kita anggap gugur”, katanya.

Source: Click Here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s