NTT Dinilai Layak Jadi Daerah Khusus


Peta_NTTSkalanews
– Guru Besar Ilmu Hukum dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Prof Jawahir Thontowi, SH, LLM, PhD mengatakan secara eksistensial Provinsi Nusa Tenggara Timur bisa diusul menjadi daerah khusus, dengan mengambil fokus pada isu perbatasan.

“Jika kekhususan itu bisa disampaikan kepada pemerintah pusat dengan sejumlah argumentasi yang baik dan bertanggung jawab, maka saya kira akan dipertimbangkan oleh pemerintah untuk menjadikan NTT sebagai daerah khusus,” katanya yang juga pakar hukum internasional.

Hal itu disampaikan dia saat menjadi narasumber pada seminar nasional bertajuk ‘NTT Dalam Dinamika Perbatasan Negara” yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Negeri Nusa Cencana (Undana) Kupang, Senin (14/9).

Menurut dia, dalam konteks kenegaraan, menjadi wilayah khusus atau wilayah istimewa, bukanlah sebuah hal baru, karena hal itu sudah dipraktikan di bumi pertiwi di sejumlah daerah.

Dalam konteks tersebut, terbaca jelas dalam Undang-undang pasal 18b ayat 1, terkait kemungkinan otonomi khusus bagi wilayah dengan kekhususan dan kekhasan khusus.

Selain itu, tambahnya, pembentukan sebuah daerah khusus atau istimewa, haruslah tetap berada oada koridor NKRI dan semangat Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup masyarakat dan bangsa.

“Jadi tidak semacam mebuat negara dalama negara. Itu tidak dibolehkan. Semua masih tetap NKRI,” katanya menegaskan.

Dalam konteks tersebut, secara eksistensial, NTT yang adalah provinsi kepulauan dan berada di wilayah perbatasan RI-Timor Leste dan juga dengan Australia, bisa menjadikan isu itu sebagai kekhususan dalam usulan menjadi daerah khusus atau daerah dengan otonomi khusus.

Dia mengatakan, sejumlah daerah yang telah menerapkan daerah khusus dan atau istimewa, antara lain, Daerah Istimewa Aceh yang diberikan kekhususan untuk menerapkan syariat islam, namun tetap patuh pada Pancasila dan UUD 1945.

Otonomi Khusus Papua, yang masih melibatkan dewan adat dalam kelompok dan utusan di DPRD provinsi daerah itu, DKI Jakarta yang diberikan kewenangan untuk mengatur daerah itu dengan jabatan wali kota ditunjuk oleh gubernur.

“Dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang karena kekhasan kerajaan atau keratonnya, sehingga sultan langsung sebagai kepala daerah provinsi dan ditunjuk, tidak dipilih,” katanya.

Pendapat dan analisis senada disampaikan Guru Besar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Udayana Denpasar Bali, Prof Dr Yohanes Usfunan SH.MH pada panggung seminar yang sama.

Menurut dia, kajian otonomi khusus atau daerah istimewa bagi Nusa Tenggara Timur, menjadi hal yang bisa diperjuangkan, ketika pemerintah daerah menjadikan isu perbatasan sebagai salah satu inti kekhususan usulan kepada pemerintah pusat.

Dengan demikian, jika telah terjadi daerah otonomi khusus berupa daerah istimewa atau daerah khusus, maka akan ada perhatian khusus pemerintah pusat, terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah ini.

“Hal ini tentu akan berdampak baik kepada percepatan pembangunan dan kemajuan masyarakat di seluruh wilayah ini,” ujarnya.

Kendati demikian, Usfunan juga mengaku akan ada dampak buruknya, jika NTT menjadi daerah atau provinsi dengan kewenangan khusus.

“Anggaran pasti akan dikelola sendiri daerah, dan karena itu sangat rawan dan riskan dengan praktik korupsi pejabat. Ini harus dihindari,” katanya.

Namun demikian, dia berharap, jika memang Pemerintah NTT memiliki kemauan untuk menjadikan provinsi seribu pulau itu daerah istimewa atau daerah khusus, maka haruslah terus diperjuangkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. [mad/ant]

Sumber: http://skalanews.com/berita/nasional/daerah/233785-ntt-dinilai-layak-jadi-daerah-khusus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s